ANALISA DATA
Nama
Klien/Umur : Tn. Rm (55
tahun)
Ruang/No
Kamar/Bed : SHKJ 4
kanan 4211 bed 1
|
Tgl
|
Data Subjektif (DS)
(Keluhan Pasien + laporan keluarga)
|
Data Objektif (DO)
(hasil observasi, pemeriksaan fisik, laboratorium,
diagnostik)
|
Masalah Keperawatan
(Kesimpulan DS dan DO)
|
Diagnosa
Keperawatan (PES)
|
|
29/11/10
|
-
Klien mengatakan nyeri dibagian lutut kiri dan bahu
kanannya
|
-
Wajah klien tampak menahan nyeri
P= nyeri
bertambah saat
beraktifitas seperti
jongkok
Q= nyeri
tajam seperti
tertusuk – tusuk pisau
R= nyeri
dirasakan pada lutut kiri dan bahu kanan
S= skala
nyeri 4 dari 1-10
T= nyeri
dirasakan kontinu
sejak 1 tahun lalu sebelum masuk RS
-
Vital Sign:
BP : 140/90
MmHg
P : 100x/menit RR : 24x/menit T : 36,6 °C
-
Klien mengalami diaphoresis
-
Klien tampak memijat – mijat lutut kiri dan bahu
kanannya saat dilakukan pengkajian
-
Gambaran radiologi foto X-Ray konvensional lutut tampak osteofit
pada pinggir sendi (osteoarthritis)
-
Pada pemeriksaan arthroskopi tampak fibrilasi pada
kartilago
|
Nyeri kronis
|
Nyeri kronis berhubungan dengan kerusakan tulang rawan sendi (terjadinya
osteofit dan fibrilasi pada karligo) ditandai
dengan klien mengatakan nyeri dibagian lutut kiri dan bahu kanannya,
wajah klien tampak menahan nyeri, dengan: P = nyeri bertambah saat beraktifitas seperti jongkok, Q= nyeri
tajam seperti tertusuk – tusuk pisau, R= nyeri dirasakan pada lutut kiri dan
bahu kanan, S= skala nyeri 4 dari 1-10, T= nyeri dirasakan kontinu
sejak 1 tahun lalu sebelum masuk RS, vital Sign: BP : 140/90 MmHg, P: 100x/menit, RR:
24x/menit, T: 36,6 °C, klien mengalami diaphoresis dan tampak memijat – mijat
lutut kiri dan bahu kanannya saat dilakukan pengkajian
|
|
30/11/10
|
-
Pasien berulang kali menanyakan ”Apa jenis penyakit
saya, sus ?”, apa penyebabnya?” selama pengkajian dilakukan
|
-
Klien tampak kebingungan ketika ditanya mengenai
penyakitnya
-
Klien tidak dapat menjawab pertanyaan mengenai penyebab
dan terapi penyakit yang yang dijalaninya
|
Ketidakefektifan manajemen regimen
terapeutik
|
Ketidakefektifan manajemen regimen
terapeutik berhubungan dengan kurangnya
pengetahuan klien mengenai proses penyakit serta terapi yang dijalaninya.ditandai dengan Pasien berulang kali
menanyakan ”Apa jenis penyakit saya, sus ?”, apa penyebabnya?” selama
pengkajian dilakukan, klien tampak kebingungan ketika ditanya mengenai
penyakitnya, klien tidak dapat menjawab pertanyaan mengenai penyebab dan
terapi penyakit yang yang dijalaninya
|
|
1/12/10
|
-
Klien mengeluh persendian bahu kanan terasa kaku dan
sulit digerakkan setelah bangun tidur
-
Klien mengatakan sulit mengambil benda – benda berat
disekelilingnya
|
-
Klien terlihat memijat - mijat bahunya ketika baru
bangun tidur
-
Klien berusaha melakukan teknik relaksasi dengan cara
meregangkan bahunya
-
Klien memberi minyak urut ke bahunya
|
Intoleran aktifitas
|
Intoleran aktifitas berhubungan dengan faktor usia yang sudah lansia yang
mengakibatkan penurunan fungsi tulang dan sendi serta melemahnya kekuatan
otot ditandai dengan Klien
mengeluh persendian bahu kanan terasa kaku dan sulit digerakkan setelah
bangun tidur, klien mengatakan sulit mengambil benda – benda berat
disekelilingnya, klien terlihat memijat - mijat bahunya ketika baru bangun
tidur, klien berusaha melakukan teknik relaksasi dengan cara meregangkan
bahunya, klien memberi minyak urut ke bahunya
|
|
2/12/10
|
-
Klien mengatakan takut jatuh kalau berjalan jauh
sehingga malas keluar rumah sakit
|
-
Klien terlihat berhati – hati ketika berjalan
-
Klien selalu berada di Rumah Sakit dan jarang keluar
-
Klien lebih suka tidur di banding berjalan
-
Klien terlihat kesulitan ketika berjalan dengan cara
menyeret – nyeret kakinya
-
Klien memegang tembok atau benda – benda disekitarnya
ketika berjalan
|
Resiko tinggi cedera
|
Resiko tinggi cidera berhubungan dengan faktor usia yang sudah lansia yang
mengakibatkan penurunan fungsi tulang dan sendi ditandai dengan klien mengatakan takut jatuh kalau berjalan jauh
sehingga malas keluar rumah sakit, Klien terlihat berhati – hati ketika
berjalan, selalu berada di rumah sakit dan jarang keluar, lebih suka tidur di
banding berjalan, terlihat kesulitan ketika berjalan dengan cara menyeret –
nyeret kakinya, memegang tembok atau benda – benda disekitarnya ketika
berjalan
|

No comments:
Post a Comment